Apa Itu Sustainability Report? Pengertian, Manfaat dan Cara Menyusunnya

09 January 2026 Admin Mahriva Yatra

Apa Itu Sustainability Report?

 

Sustainability report atau laporan keberlanjutan adalah dokumen yang menjelaskan kinerja perusahaan dalam aspek lingkungan (Environmental), sosial (Social), dan tata kelola (Governance) atau yang dikenal sebagai ESG. Laporan ini menjadi bentuk transparansi perusahaan dalam mengelola dampak operasional sekaligus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan.

 

Berbeda dengan laporan keuangan yang berfokus pada kondisi finansial, sustainability report menggambarkan bagaimana perusahaan menciptakan nilai bagi masyarakat, menjaga lingkungan, dan menerapkan tata kelola yang baik. Karena itu, laporan ini semakin penting bagi investor, pelanggan, regulator, hingga mitra bisnis yang ingin memahami praktik keberlanjutan sebuah organisasi.

 

Mengapa Sustainability Report Penting?

 

Perusahaan saat ini tidak hanya dinilai dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari bagaimana mereka mengelola dampak terhadap lingkungan dan masyarakat. Sustainability report membantu perusahaan menunjukkan bahwa berbagai kebijakan dan program keberlanjutan yang dijalankan benar-benar menghasilkan dampak yang terukur.

 

Selain meningkatkan transparansi, laporan keberlanjutan juga memberikan beberapa manfaat, antara lain:

 

  • membangun kepercayaan investor dan pemangku kepentingan;
  • memperkuat reputasi perusahaan;
  • membantu mengevaluasi efektivitas program keberlanjutan;
  • mendukung pengambilan keputusan berbasis data;
  • menunjukkan komitmen perusahaan terhadap prinsip ESG.

 

Siapa yang Perlu Menyusun Sustainability Report?

 

Meskipun tidak semua perusahaan diwajibkan menyusun sustainability report, laporan ini semakin banyak digunakan oleh:

 

  • perusahaan terbuka;
  • BUMN;
  • perusahaan swasta skala menengah dan besar;
  • organisasi yang menerapkan prinsip ESG;
  • perusahaan yang aktif menjalankan program CSR.

 

Bagi perusahaan yang ingin meningkatkan kredibilitas dan memenuhi harapan investor maupun mitra bisnis, sustainability report dapat menjadi bagian penting dari strategi perusahaan.

 

Apa Saja Isi Sustainability Report?

 

Setiap perusahaan memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi secara umum sustainability report memuat informasi berikut.

 

1. Profil Perusahaan

 

Berisi gambaran umum mengenai organisasi, bidang usaha, struktur perusahaan, serta komitmen terhadap keberlanjutan.

 

2. Kinerja Lingkungan

 

Bagian ini menjelaskan berbagai upaya perusahaan dalam mengurangi dampak terhadap lingkungan, seperti:

 

  • efisiensi energi;
  • pengelolaan limbah;
  • pengurangan emisi karbon;
  • konservasi sumber daya alam;
  • penggunaan energi terbarukan.

 

3. Kinerja Sosial

 

Aspek sosial menggambarkan hubungan perusahaan dengan karyawan maupun masyarakat. Informasi yang disampaikan dapat berupa:

 

  • keselamatan dan kesehatan kerja;
  • pengembangan SDM;
  • program CSR;
  • pemberdayaan masyarakat;
  • pendidikan dan kesehatan.

 

4. Tata Kelola Perusahaan

 

Bagian ini menjelaskan bagaimana perusahaan menerapkan tata kelola yang baik, seperti:

 

  • kepatuhan terhadap regulasi;
  • kebijakan antikorupsi;
  • manajemen risiko;
  • kode etik perusahaan;
  • sistem pelaporan pelanggaran.

 

5. Target dan Capaian

 

Sustainability report juga memuat target keberlanjutan yang telah ditetapkan perusahaan beserta hasil yang berhasil dicapai selama periode pelaporan.

 

Hubungan Sustainability Report dengan ESG

 

ESG merupakan kerangka yang digunakan perusahaan untuk mengelola aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Sustainability report menjadi media untuk melaporkan bagaimana ketiga aspek tersebut diterapkan dalam kegiatan perusahaan.

 

Melalui laporan ini, perusahaan dapat menunjukkan berbagai inisiatif, seperti pengurangan emisi, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan karyawan, hingga penerapan tata kelola yang transparan.

 

Standar Penyusunan Sustainability Report

 

Agar laporan mudah dipahami dan dapat dibandingkan, banyak perusahaan menggunakan standar yang diakui secara internasional.

 

Beberapa di antaranya adalah:

 

  • Global Reporting Initiative (GRI) sebagai salah satu standar pelaporan keberlanjutan yang paling banyak digunakan.
  • IFRS Sustainability Disclosure Standards (ISSB) yang berfokus pada pengungkapan informasi keberlanjutan yang relevan bagi investor.
  • Prinsip materialitas untuk menentukan isu keberlanjutan yang paling penting bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.

 

Cara Menyusun Sustainability Report

 

Penyusunan sustainability report sebaiknya dilakukan secara sistematis agar informasi yang disampaikan akurat dan mudah dipahami.

 

Langkah-langkah yang umum dilakukan meliputi:

 

  1. menentukan ruang lingkup pelaporan;
  2. mengidentifikasi isu material;
  3. mengumpulkan data dari berbagai unit kerja;
  4. menganalisis kinerja keberlanjutan;
  5. menyusun laporan berdasarkan standar yang digunakan;
  6. melakukan review sebelum dipublikasikan.

 

Dengan proses tersebut, sustainability report dapat menjadi alat evaluasi sekaligus komunikasi yang kredibel.

 

Hubungan Sustainability Report dengan Program CSR

 

Program CSR merupakan salah satu sumber informasi utama dalam sustainability report. Berbagai kegiatan seperti pemberdayaan masyarakat, konservasi lingkungan, pelatihan keterampilan, hingga program pendidikan dapat menjadi bagian dari laporan apabila memiliki tujuan, indikator, dan dokumentasi yang jelas.

 

Karena itu, perusahaan sebaiknya merancang program CSR sejak awal dengan mempertimbangkan kebutuhan pelaporan. Pendekatan ini memudahkan proses pengumpulan data sekaligus membantu perusahaan menunjukkan dampak nyata dari setiap program yang dijalankan.

 

Tantangan dalam Penyusunan Sustainability Report

 

Beberapa tantangan yang sering dihadapi perusahaan antara lain:

 

  • data yang tersebar di berbagai divisi;
  • dokumentasi program yang kurang lengkap;
  • belum adanya indikator keberhasilan yang jelas;
  • koordinasi antarbagian yang belum optimal.

 

Tantangan tersebut dapat diatasi dengan perencanaan yang baik, dokumentasi yang konsisten, serta evaluasi berkala terhadap seluruh program keberlanjutan.

 

Aktivitas CSR

 

Mahriva sebagai Penggerak Aktivitas Berbasis Keberlanjutan

 

Dalam konteks ini, Mahriva berperan sebagai pihak yang menginisiasi dan mengelola berbagai aktivitas keberlanjutan mulai dari program CSR, aktivasi publik, hingga sustainable event yang kemudian menjadi bagian penting dalam sustainability report organisasi.

 

Pendekatan ini menempatkan laporan keberlanjutan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai refleksi dari proses dan dampak nyata yang dihasilkan dari program yang dijalankan secara konsisten dan terukur.

 

Kesimpulan

 

Sustainability report merupakan bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan. Laporan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk transparansi kepada pemangku kepentingan, tetapi juga membantu perusahaan mengevaluasi efektivitas berbagai program yang telah dijalankan.

 

Agar memberikan manfaat yang optimal, sustainability report harus disusun berdasarkan data yang akurat, indikator yang terukur, dan aktivitas nyata di lapangan. Program CSR, inisiatif lingkungan, maupun berbagai kegiatan keberlanjutan lainnya akan memiliki nilai lebih ketika didokumentasikan secara sistematis dalam laporan keberlanjutan.

 

Bagi organisasi yang ingin membangun sustainability report yang kredibel, perencanaan program sejak awal menjadi langkah penting. Dengan pendekatan yang tepat, laporan keberlanjutan tidak hanya menjadi dokumen tahunan, tetapi juga menjadi cerminan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan bisnis.

 

 

 

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Other News
Stay Updated with Our Journey